Posted by : Yustyar Nur Adha Saturday, 16 May 2015


A. Pengertian dari hardware PC :

Pengertian dari hardware PC atau dalam bahasa indonesia-nya disebut juga dengan nama “perangkat keras” adalah salah satu komponen dari sebuah komputer yang sifat alat nya bisa dilihat dan diraba secara langsung atau yang berbentuk nyata, yang berfungsi untuk mendukung proses komputerisasiHardware dapat bekerja berdasarkan perintah yang telah ditentukan ada padanya, atau yang juga disebut dengan dengan istilah instruction set. Dengan adanya perintah yang dapat dimengerti oleh hardware tersebut, maka hardware tersebut dapat melakukan berbagai kegiatan yang telah ditentukan oleh pemberi perintah


Secara fisik, Komputer terdiri dari beberapa komponen yang merupakan suatu sistem. Sistem adalah komponen-komponen yang saling bekerja sama membentuk suatu kesatuan. Apabila salah satu komponen tidak berfungsi, akan mengakibatkan tidak berfungsinya proses-proses yang ada komputer dengan baik. Komponen komputer ini termasuk dalam kategori elemen perangkat keras (hardware). Berdasarkan fungsinya, perangkat keras komputer dibagi menjadi :


1. input divice (unit masukan)
2. Process device (unit Pemrosesan)
3. Output device (unit keluaran)
4. Backing Storage ( unit penyimpanan)
5. Periferal ( unit tambahan)

B.Jenis-jenis hardware PC :


Perangkat keras komputer biasa dikenal juga hardware komputer merupakan bagian fisik keseluruhan dari komputer. Pada komputer terdapat komponen-komponen yang salah satu bagiannya adalah perangkat keras komputer sebagai bentuk secara fisik yang dapat dilihat dan disentuh keberadaannya dimana terangkai sedemikian rupa menjadi komputer.


Dalam memudahkan mempelajari dan mengenal berbagai perangkat keras pada komputer maka di buatkan penggolongan hardware komputer berdasarkan :
Input Device (Perangkat Masukan)
Process Device (Perangkat Pemrosesan)
Output Device (Perangkat Keluaran)
Storage Device (Perangkat Penyimpanan)


· D.SPESIFIKASI HARDWARE
· Komputer yang dibutuhkan adalah sebanyak 1 unit Server dan 5 unit PC Second (Built Up) dengan spesifikasi sebagai berikut :

Uraian
Server
Client
Processor
Intel Pentium 4/1,8 GHz
Intel Pentium II 350 MHz
Memory
1 GB
64 MB
Hard Disk
40 GB
4,3 GB
Floppy Disk drive
1,44 MB 3,5"
1,44 MB 3,5"
CDROM
52 X
32 X
VGA Card
64 MB share
8 MB share


Monitor
SVGA 15"
SVGA 15" second

Keyboard & Mouse
Serial / PS2
Serial / PS2



Modem/LAN Card


Internal/ 10/100 MBps


Internal/ 10/100 MBps



Sound Card


Onboard


Onboard



Speaker/Headset


Multimedia


Multimedia



Stabilizer


Denkyu 500 VA


Denkyu 500 VA



Instalasi Software


- Windows 2000 Server
- LINUX
- Education for Children
- Software standar


- Windows Me
- Ms. Office XP
- Education for Children
- Software standar

C.BIOS :

Bios = Basic Input Output System . bios memiliki beberapa fungsi di komputer tapi tugas pentingnya adalah untuk memuat system operasi.Bios menyediakan intruksi pertama kepada mikro processor untuk mengaktifkan komputer.

*Jenis BIOS Berdasarkan Pabrikan :

-Award Software,Award BIOS,Award modullar bios,award medalion bios,phoenix technologies,phoniex bios,phoenix award bios,AMI bios,Ami win bios,Acer labs,LSI logic,dan lain-lain.

BIOS : Melakukan diognosa sistem àlangkah awal dari melakukan perbaikan terhadap PC adalah kita harus mengetahui letak/lokasi kerusakan sehingga kita tidak melakukan kesalahan perbaikan . Langkah diagnosa merupakan langkah pertama yang harus dilakukan,diagnosa ini meliputi : POST,diagnosa umum,diagnosa mencari dan memecahkan persoalan.

POST : Power On Test Self adalah serangkaian proses test yang dilakukan oleh PC pada saat booting untuk mengetahui kondisi komponen hardware pendukung PC.

2.LANGKAH-LANGKAH MERAKIT PC

Langkah langkah merakit pc


INSTALASI PC


Keamanan keselamatan Kerja (K3)
Sebelum merakit sebuah PC ada beberapa tips yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah:

1. Hindari merakit dalam keadaan berkeringat, karena kemungkinan keringat akan menetes keperalatan yang sedang kita rakit tanpa kita ketahui, lalu saat kita menyalakan power supply maka terjadilah hubungan pendek dan merusak hasil rakitan kita.

2. Hindari memegang atau menyentuh langsung kaki prossesor yang ada termasuk chipset. Karena dikhawatirkan adanya listrik statis yang dimiliki tubuh kita akan merusak komponen tersebut. Untuk

mencegah hal ini kita harus meng-ground-kan tubuh kita dengan cara memeggang cassing saat power dihidupkan.

3. Pada setiap tahap perakitan sebalum menambahkan komponen yang baru, power supply harus dimatikan. Memasang komponen pada saat power supply hidup akan merusak komponen yang akan di pasang dan komponen lainnya.


4. Jangan lupa menyiapkan peralatan dan bahan-bahan sebelum memulai perakitan, agar seluruh kegiatan perakitan tidak terhambat pada kemungkinan kurangnya peralatan yang ada.

5. Hindari pemasangan komponen harddisk dengan kasar, karena dapat merusak harddisk tersebut.

Alat dan Bahan


Alat :


1. Obeng Plus (+)


2. Obeng Minus (-)


3. Tang Lancip (Capit Buaya)


4. Multimeter/Multitester


5. Pinset


6. Gelang Anti Static


Bahan :


1. Motherboard
Motherboard adalah papan induk atau papan rangkaian utama pada komputer, yang berisi rangkaian elektronik yang berfungsi sebagai pusat pengolahan.


Cara Memasang Motherboard:
- Siapkan sekrup-sekrup yang digunakan dan obeng, kemudian pasang motherboard dengan benar pada dudukan yang tersedia.
- Kuatkan (putar searah dengan jarum jam) semua sekrup yang digunakan untuk motharboard tersebut dengan baik dan benar.


2. Processor
Processor adalah komponen komputer yang paling utama karena sangat menentukan baik buruknya kinerja komputer (otaknya komputer). Berfungsi sebagai pengolah data didalam sistem komputer.


3. Heatsink (Kipas)
Heatsink adalah kipas pendingin processor dan komponen yang lain, karena suhu di processor sangat panas sekali.



4. Harddisk
Harddisk adalah sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi piringan magnetis. Berfungsi sebagai penyimpan data untuk dapat meningkatkan kinerja komputer.


5. Memory (RAM)
RAM (Random Acces Memory) adalah Internal Memory, yang berfungsi untuk menyimpan data.


6. Floppy Disk Drive (FDD)
FDD adalah sebuah perangkat penyimpanan yang berfungsi untuk menghubungkan perpindahan data, pembacaan data atau “ penulisan” data dari PC kedalam sebuah Disket.


7. CD/DVD Drive
CD/DVD ROM adalah sebuah perangkat penyimpanan yang berfungsi untuk menghubungkan data, perpindahan data, pembacaan data atau “ penulisan” data dari PC kedalam sebuah CD/Kaset


8. Kartu Grafis (VGA Card)
VGA Card (Video Graphics Adapter) adalah sebuah komponen yang berfungsi untuk menerjemahkan keluaran komputer ke monitor. Untuk proses desain grafis atau bermain permainan video, diperlukan kartu grafis yang berdaya tinggi.



9. Sound Card
Sound Card adalah sebuah perangkat yang berbentuk lempengan PCB dan mampu mengolah serta menghasilkan suara. Bertugas untuk menunjang fungsi suara dalam PC multimedia.


10. Power Supply
Power Supply adalah sebuah perangkat komputer yang berfungsi untuk mengalirkan listrik ke setiap bagian komputer agar dapat berjalan.


11. Cassing

12. Keyboard & Mouse

13. Monitor
Langkah-langkah Perakitan

Berikut ini adalah langkah-langkah perakitan CPU.

1. Letakkan motherboard pada tempat yang datar dan jangan lupa beri alas dengan permukaan yang lembut agar motherboard tidak tergores atau putus jalur komponennya.


2. Pasang processor pada motherboard. Pemasangan processor usahakan diluar cassing agar memudahkan anda dalam pemasangan processor tersebut. Pemasangan processor disesuaikan dengan jenis processor dan motherboard yang digunakan.


3. Setelah prosessor terpasang kemudian lakukan pemasangan kipas processor


4. Pasang RAM pada slot RAM yang tersedia pada motherboard.Pemasangan RAM pada slot harus mengikuti aturan karena apabila terjadi kesalahan dalam pemasangan dapat membuat RAM dan motherboard rusak atau terbakar.

5. Siapkan cassing untuk pemasangan semua komponen yang sudah di sediakan.


6. Setelah menyiapkan casing pasanglah catu daya atau power supply seperti gambar dibawah ini!


7. Setelah itu masukkan motherboard pada cassing secara perlahan agar motherboard tidak rusak.Pada saat pemasangan motherboard, perhatikan konektor mouse, keyboard, serial, vga dan sound agar terpasang dengan panel yang terdapat pada cassing dengan benar.


8. Kemudian bautlah motherboard dengan dudukannya agar kuat dan tidak goyang.


9. Dicontoh ini kita mengunakan motherboard yang sudah dilengkapi dengan VGA, Sound Card, dan LAN Card yang sudah menjadi satu dalam motherboard. Komponen yang sudah menjadi satu dengan motherboard disebut dengan komponen ON BOARD.


10. Setelah itu pasanglah CD ROM pada rak yang terdapat pada casing, dengan cara memasukkannya dari depan.


11. Kemudian bautlah CD ROM yang telah terpasang tadi dangan raknya agar tidak goncang. Kemudian pasangkan kabel power dan kabel data atau kabel ATA CD ROM pada motherboard.


12. Pasanglah harddisk pada rak yang terdapat pada casing dengan perlahan agar harddisk tidak terbentur. Karena komponen harddisk ini sangat rawan tehadap goncangan.kemudian baut dengan kencang agar tidak goyang.


13. Setelah harddisk terpasang kemudian pasanglah kabel data atau kabel ATA harddisk pada motherboard dan pada harddisk itu sendiri.


14. Pasang konektor power supply pada tempatnya pada konektor yang terdapat di motherboard.(perhatian: jika pemasangan ini salah maka akan mengakibatkan kerusakan yang fatal pada motherboard.)


15. Kemudian tancapkan konektor power / restart / hdd lad / power lad dan lain-lain pad konektor yang terdapat di motherboard. seperti gambar berikut.
16. Setelah kita selesai merakit semua komponen maka perakitan tersebut harus kita uji apakah perakitan ini berhasil atau tidak. Dengan cara hidupkan komputer bila komputer dapat BOOTING maka perakitan berhasil. Bika tidak dapat BOOTING, berarti perakitan belum sempurna, Maka harus disempurnakan bila ingin menginstal Sistem Operasi.Cara meyempurnakannya dengan cara cek kembali semua komponen yang telah dipasang. Semoga Bermanfaat
*SISTEM OPERASI
A.Pengertian Sistem Operasi Komputer (Operating System)


Sistem Operasi (Operating System) atau yang biasa disingkat OS, merupakan perangkat lunak (software) sistem yang bertugas melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar dari suatu sistem Komputer. Manajemen ini termasuk menjalakan software aplikasi seperti program-program pengolah kata, pemutar multimedia, dan sebagainya. Sistem Operasi merupakan software pertama yang terdapat pada memori komputer pada saat komputer dijalankan. Sedangkan software-software lainnya akan dijalankan setelah sistem operasi berjalan terlebih dahulu. Setelah itu sistem operasi akan melakukan pelayanan terhadap software-software tersebut. Beberapa layanan yang biasa dikerjakan oleh sistem operasi yaitu:


1. Akses Disk


2. Manajemen Memori, Sistem Operasi Komputer menjamin aplikasi perangkat lunak lainnya bisa memakai memori, melakukan input serta output terhadap peralatan lain, dan mempunyai akses kepada sistem file.


3. Penjadwalan Task, Jika ada beberapa program yang berjalan secara bersamaan sistem operasi akan mengatur jadwal yang tepat, sehingga program-program tersebut tidak crash serta dapat berjalan sesuai prosedur.


4. Pengaturan user interface


5. dsb..


Beberapa tugas diatas seharusnya dikerjakan oleh Software. Akan tetapi dengan adanya sistem operasi , software tak perlu mengerjakan tugas-tugas tersebut. Bagian sistem operasi yang melakukan tugas-tugas inti tersebut dinamakan Kernel.


Sistem operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian :


1. Mekanisme Boot. yaitu meletakan Kernel ke dalam Memori


2. Kernel, yang merupakan inti dari sebuah sistem Operasi


3. Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari Pengguna


4. Pustaka-pustaka, sebagai penyedia kumpulan fungsi dasar dan standart yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain.


5. Driver, berguna untuk berinteraksi dengan Hardware eksternal.


Ada banyak sekali macam-macam sistem operasi yang dapat kita temui di pasaran. Beberapa diantaranya ada yang harganya sangat mahal, beberapa diantaranya ada juga yang dibagikan secara gratis. Beberapa Contoh Sistem Operasi Komputer adalah :


1. Windows


2. Linux


3. MacOS(Macintosh Operating System)


4. Solaris


5. Garuda OS (buatan Indonesia)


*Proses Instal Virtual Box Langkah-langkahnya :


1.Nyalakan neetbook yang akan digunakan untuk menginstal,Tekan tombol (ON) untuk menyalakan,tunggu sampai neetbook menyala & dekstop serta neetbook siap digunakan.


2.Lalu klik document pada neetbook (dekstop) pilih penyimpanan letak virtual box


3.Klik 2x file setup virtual box,maka akan muncul tampilan “Welcome to the Oracle VM”,lalu pilih/klik next.


4.Lalu pilih next lagi sampai ada tulisan dialog “ Warning : Network Interface”,setelah itu pilih “Yes” untuk melanjutkan proses instalasi.


5.Pilih install,untuk melalui proses install,lalu tunggu sampai proses terinstall,pada tulisan “Windows Security” beri tanda (v) centang pada kalimat “Always trust software from orcle corporation” lalu lnjut/pilih install,pilih finish ketika proses instalasi selesai.


1).Proses langkah-langkah instal “Windows XP”pada virtual box :


1).Buka aplikasi “Virtual Box”,lalu pilih “New” pada toolbar


2).Lalu muncul tulisan”Create new Virtual Mchine”pilih next,tentukan OS yang akan pilih sesuai keinginan OS yang akan divirtualisasi adalah “Windows XP” lalu pilih next


3).Tentukan besar memory(RAM) yang dipakai misal 512MB,geser saja slidenya lalu pilih next dan beri tanda centang pada Start-Up Disk dan pilih create new hardisk,pilih next.


4).Lalu tentukan type file yang akan digunakan,misal (VDI) virtual box image lalu pilih next,selanjutnya pilih ukuran-ukuran virtual hardisk,untuk menghemt memilih deflaut “Dinmically Allocated” lalu pilih next.


5).Atur ukuran dan lokasi virtual hardisk yang akan dibuat,tentukan hardisk maksimum,saya pakai deflaut yaitu 10GB,alalu pilih next,pada summary dari create new di virtual disk pilih create dan create virtual machine,pilih create lagi.


6).Setelah dicreate tunggu tampilannya muncul,lalu pilih “Setting” untuk browser file.iso windows XP,lalu pilih storage tree klik “Empity” pada attributes,CD/DVD drive pilih choose a virtual CD/DVD disk file,klik OK lalu pilih “Start” pada tampilan awal,pilih 3 nomer untuk memulai instalasi Windows XP full lalu enter,tekan enter untuk melanjutkan proses instalasi Windows XP,tekan “R” untuk kerepair system Windows dan F3 untuk keluar.


7).Setelah muncul END-User Lincense Agreement,tekan F8 untuk menyutujui,lalu tekan C untuk membuat partisi dn tekan Enter untuk langsung menginstal Windows,Tekan enter terus apabila sudah setejui semua,setelah selesai format,maka system akan menyalin file untuk proses instalasi,lalu komputer akan merestart secara otomatis.


8).Install Windows XP dimulai à pilih nextàisi name dan organisasi,lalu nextàisi nama komputer dan password(jika diinginkan),pilih nextàsetting tanggal,jam serta time zone,pilih nextàpilih Typical setting lalu nextàpilih dan isi nama domain pada button 1 jika terhubung dengan domain,lalu muncul loading jendela Windows XPà lalu muncul tampilan biru pilih next sajaà pada protect your PC pilih Not right now,lalu nextàpilih button “No this computer wii conect directly to the internet,lalu pilih nextàpilih “NO” lagi lalu nextàProses instalasi “Windows XP” selesai dan muncul tampilan lalu pilih finishàdan muncul dekstop Windows XP yang berhasil terinstall.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Info

-Blog ini berisi konten seputar jurusan Rekayasa Perangkat Lunak.
-Jika ingin me-click pada menu silahkan click tanpa di lepas lalu geserkan cursor ke arah kanan.
-Jika ingin bertanya silahkan menanyakan ke akun facebook,twitter,Gmail atau comment.

Visitor

Popular Post

- Copyright © All About Rekayasa Perangkat Lunak -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Yustyar Nur Adha -