Posted by : Yustyar Nur Adha
Monday, 11 May 2015
Sejarah

Tahun 1980, IBM memikirkan pembuatan
suatu dokumen yang akan mengenali setiap elemen dari dokumen dengan suatu tanda
tertentu. IBM kemudian mengembangkan suatu jenis bahasa yang menggabungkan teks
dengan perintah-perintah pemformatan dokumen. Bahasa ini dinamakan Markup
Language, sebuah bahasa yang menggunakan tanda-tanda sebagai basisnya. IBM
menamakan sistemnya ini sebagai Generalized Markup Language atau GML.
Tahun 1986, ISO menyatakan bahwa IBM
memiliki suatu konsep tentang dokumen yang sangat baik, dan kemudian
mengeluarkan suatu publikasi (ISO 8879) yang menyatakan markup language sebagai
standar untuk pembuatan dokumen-dokumen. ISO membuat bahasa ini dari GML milik
IBM, tetapi memberinya nama lain, yaitu SGML (Standard Generalized Markup
Language). ISO dalam publikasinya meyakini bahwa SGML akan sangat berguna untuk
pemrosesan informasi teks dan sistem-sistem perkantoran. Tetapi di luar
perkiraan ISO, SGML dan terutama subset dari SGML,
yaitu HTML juga berguna untuk menjelajahi internet. Khususnya bagi mereka yang
menggunakan World Wide Web. Versi terakhir dari HTML saat ini adalah HTML5.
Pengenalan Tag-tag HTML 5
HTML 5 dibuat untuk
memudahkan pengguna dalam membuat desain website, nah sekarang kita, nah sekarang
kita akan sedikit berkenalan dengatag-tag yang berada di HTML 5. Antara lain :
Tag
header
sekarang di html 5
sudah ada tag header, jadi kita tidak perlu lagi membuatnya, kalau di html
sebelumnya membuat header dengan cara
, nah sekarang menjadi lebih
simple dan sematic
Untuk menandakan dokumen yang kita buat
adalah HTML 5, kita hanya perlu menambahkan seperti:
Praktik HTML 5
Nah sekarang kita langsung saja praktik
menggunakan tag yang ada di HTML 5.
kita akan membuat layout seperti

Pertama buatlah kerangkanya htmlnya
seperti di bawah ini:
header
.